Mengapa Lokasi TOD Diminati Penyewa?
Sewa lokasi TOD (Transit Oriented Development) kini menjadi sebuah fenomena yang populer terutama di kawasan kota besar bermobilitas tinggi. Kawasan TOD sendiri umumnya berupaya mengintegrasikan area lahan dengan transportasi publik.
Hal ini dianggap relevan dengan perubahan gaya hidup masyarakat urban yang mengutamakan kepraktisan dan peningkatan kualitas hidup. Namun, para penyewa tentu memiliki alasan tersendiri mengapa berminat terhadap kawasan TOD.
Alasan Kenapa Sewa Lokasi TOD Lebih Diminati Zaman Sekarang
1. Menghemat Pengeluaran Bulanan
Penyewa umumnya tertarik dengan lokasi TOD yang membantu mereka dalam meminimalkan pengeluaran bulanan.
Penggunaan transportasi umum atau bahkan ketika hanya berjalan kaki sangat mendukung penghematan untuk biaya bensin kendaraan pribadi. Biaya tol dan parkir hingga ojek online juga dapat dihindari, memberi kenyamanan dari segi keuangan.
2. Kemudahan Akses Kendaraan Umum
Peningkatan minat sewa khususnya di lokasi TOD salah satunya difaktori oleh mudahnya akses transportasi publik.
Penyewa bisa ke mana saja setiap saat tanpa repot membuang biaya maupun tenaga karena praktis dan simpelnya transportasi publik. Cukup berjalan kaki sebentar, mereka akan menjumpai stasiun dan halte atau moda transportasi lain.
3. Kenyamanan Bagi Seluruh Kalangan
Sewa lokasi TOD strategis tidak hanya berfokus pada kepraktisan mobilitas para pekerja kantoran atau mahasiswa.
Satu fakta yang para penyewa juga sukai adalah kawasan TOD ideal memperhitungkan kenyamanan para penyandang disabilitas. Anak-anak hingga ibu hamil dan lansia juga dapat mengakses transportasi publik secara lebih mudah dan aman.
4. Gaya Hidup Baru dengan Berjalan Kaki
Kemudahan akses dari tempat tinggal di kawasan TOD ke berbagai tempat aktivitas dianggap sebagai gaya hidup baru yang aktif.
Cukup dengan jalan kaki, para penyewa dapat menjangkau pusat-pusat aktivitas tanpa ribet di mana hal ini ikut meningkatkan kebugaran tubuh. Budaya jalan kaki atau bersepeda dipercaya mampu membentuk gaya hidup lebih sehat.
5. Ramah Lingkungan
Melalui kawasan TOD yang terus berkembang, jumlah penggunaan kendaraan pribadi menurun sehingga risiko kemacetan dan polusi ikut berkurang.
Para penyewa yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan, hal seperti ini merupakan nilai plus. Konsep TOD dianggap sebagai solusi dari permasalahan di kota-kota besar karena berfokus pada transportasi umum.
6. Dekat dari Mana Saja
Sewa lokasi TOD terbaik tentu adalah yang paling dekat dengan berbagai pusat aktivitas sehingga meningkatkan efisiensi penjangkauan.
Rata-rata pembangunan TOD dilakukan di kawasan yang memang dekat dengan perkantoran hingga kampus dan pusat bisnis lainnya. Penyewa tidak harus berjalan jauh setiap hari sehingga tidak berpotensi melelahkan.
7. Nilai Stabil
Sewa apartemen atau rumah apa pun pilihan penyewa, lokasi TOD tergolong menjanjikan karena memiliki nilai yang stabil. Selain jaraknya yang dekat transportasi publik, kestabilan nilai ini menjadi daya tarik lain bagi para penyewa.
Meski tidak membeli tempat tinggal di kawasan ini, berbagai keuntungan tetap bisa diperoleh sehingga sepadan dengan nilainya.
8. Fasilitas Lengkap
Properti TOD banyak dicari karena juga dalam satu kawasan penyewa mampu menemukan kelengkapan fasilitas yang membuat orang betah.
Fasilitas yang dimaksud bukan sekadar pusat perbelanjaan, tapi juga terdiri dari banyak tempat makan dan kafe nyaman. Ruang kerja hingga gym pun tersedia untuk memenuhi kebutuhan penyewa setiap harinya.
Konsep Utama Kawasan TOD yang Jadi Daya Tarik Masyarakat
1. Transit
Inti pengembangan lokasi TOD salah satunya adalah transit atau kawasan harus dekat dengan transportasi publik, seperti bus dan kereta.
Nilai TOD semakin tinggi apabila suatu kawasan semakin dekat dengan stasiun atau halte. Jangkauan idealnya berjarak kurang dari 500-800 meter sehingga para penyewa tempat tinggal di wilayah ini gampang mengakses.
2. Connect
Keterhubungan dibuat seefisien mungkin sehingga penyewa di kawasan TOD cukup dengan jalan kaki saja tetap bisa menjangkau lokasi dengan cepat.
Tingkat fleksibilitasnya tinggi melalui konsep ini karena tersedia rute dalam banyak pilihan sesuai kenyamanan masing-masing orang. Tidak perlu harus memutar terlalu jauh dan blok jalan tidak terlalu panjang.
3. Densify
Para calon penyewa yang ingin sewa lokasi TOD jangka panjang, konsep densify menjadi salah satu pertimbangan penting.
Tujuan pengembangan kawasan ini adalah agar ada lebih banyak orang yang tinggal dekat transportasi umum dan menikmati fasilitas yang ada. Maka bangunan di sini sengaja dibuat dengan tingkat kepadatan tinggi serta dalam bentuk vertikal.
4. Shift
Konsep utama lokasi TOD memiliki tujuan akhir agar orang-orang tidak lagi mengandalkan kendaraan pribadi dan memilih transportasi umum.
Hal ini menjadi solusi bagi berbagai permasalahan di kota besar mulai dari kemacetan dan polusi. Adanya kawasan ini diharapkan polusi berkurang dan jumlah kemacetan menurun, menjadikan kota lebih sehat.
5. Walk
Berjalan kaki menjadi konsep utama yang juga merupakan bentuk pengalihan bagi orang-orang dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum.
Kawasan TOD memiliki akses aman bagi pejalan kaki untuk menuju transportasi publik atau fasilitas umum. Jarak antar tempat rata-rata tidak sampai 15 menit dengan trotoar dibuat lebih lebar dan penyeberangan lebih nyaman.
6. Cycle
Sewa lokasi TOD murah juga menjadi keputusan tepat karena selain mendukung kenyamanan para pejalan kaki, kawasan ini ramah pesepeda.
Untuk kendaraan pribadi satu ini justru dipermudah melalui keberadaan jalur sepeda khusus sekaligus tempat parkirnya. Penyewa bahkan bisa mengakses transportasi umum secara aman dan tetap efisien.
Sewa lokasi TOD semakin diminati karena mengedepankan efisiensi dengan seluruh fungsi saling dekat mendukung mobilitas pendek. Jika membutuhkan bantuan untuk sewa dan kerja sama aset negara, AESIA resmi dari Kemenkeu hadir bagi Anda. Investasi hingga kerja sama bisnis serta konsolidasi aset pemerintah dan konsultasi properti pun siap dilayani.
source image: pixabay.com