Mengenal Co-living & Co-working, Tren Hunian Favorit Generasi Muda

Sewa co-living dan co-working makin marak pasca pandemi berakhir yang merupakan sebuah tanda adanya perubahan kebiasaan masyarakat. Fleksibilitas menjadi hal yang utama dalam gaya hidup masa kini di mana tempat tinggal pun bisa dijadikan ruang kerja. Mari mengenal konsep dan tren co-living dan co-working yang saat ini makin banyak diminati.

Tren dan Konsep Sewa Co-living dan Co-working Pasca Pandemi

1. Pengertian Co-living dan Co-working

Co-living bukan hanya tentang bagaimana bertahan hidup dengan biaya hemat, tapi juga tentang gaya hidup yang nyaman. Pada dasarnya, konsep ini mengutamakan tinggal bersama namun masing-masing orang tetap memiliki dan mampu menjaga privasinya. Kamar bersifat pribadi dan tersedia area umum/bersama seperti ruang santai dan workspace hingga dapur.

Co-working dianggap sebagai komunitas dan networking sebelum pandemi, namun setelah itu menjadi tempat kerja bersama. Para pekerja remote dan freelancer hingga pihak yang sedang membangun startup biasanya memanfaatkan shared workspace seperti ini. Co-living maupun co-working pun sudah terfasilitasi dengan adanya internet dan ruang kerja memadai.

2. Alasan Tren

Properti co-living maupun co-working semakin diminati sejak pandemi mereda karena cara hidup masyarakat kebanyakan telah berubah. Keberadaan sistem WFH di mana banyak orang kemudian bekerja dari rumah yang minim interaksi sosial membuat hidup monoton. Dari hal ini banyak pribadi sadar akan kebutuhan ruang dipisah namun tetap fleksibel.

Selain itu, banyak orang setelah pandemi tidak ingin kembali ke sistem kerja yang kaku di rumah maupun di kantor. Hal ini memicu munculnya co-living dan co-working space yang mencampur kedua kepentingan di mana ternyata pasarnya mulai populer. Konsep ini semakin tren karena lebih terjangkau di kala harga sewa rumah tinggi atau jarak kerja yang jauh.

3. Perubahan Kondisi Hidup Pasca Pandemi

Sewa co-living dan co-working jangka pendek maupun panjang menjadi solusi banyak orang yang ingin hidup dan bekerja dengan tenang. Banyak perubahan yang signifikan pada masa pandemi maupun setelah new normal. Berikut beberapa situasi dan kondisi pasca pandemi yang memengaruhi tren co-living dan co-working.

  • Co-working menjadi pilihan yang lebih nyaman sebagai solusi tengah; tidak bekerja di kantor tapi tetap bekerja.
  • Co-living menjadi tempat tinggal sekaligus tempat kerja karena rumah tidak selalu nyaman untuk bekerja dan kantor tidak selalu diperlukan.
  • Kebutuhan komunitas yang meningkat karena rasa kesepian saat WFH sehingga co-living dan co-working lebih ideal.
  • Fleksibilitas dalam hal sewa bulanan alih-alih tahunan, sementara itu workspace juga dapat dibayar harian atau mingguan.
  • Konsep hybrid lifestyle antara tinggal dan kerja ditambah komunitas ada di 1 tempat kemudian semakin populer karena kepraktisan dan kenyamanannya.

4. Alasan Tren Diperkirakan Semakin Menarik

Sewa co-living dan co-working untuk freelancer dan pekerja remote diprediksi terus meningkat karena pertumbuhan remote worker. Kebutuhan ruang yang fleksibel makin besar ditambah dengan gaya hidup urban yang juga semakin mahal membuat konsep ini solusi terbaik. Tidak hanya bagi Gen Z, para milenial pun pasti setuju dengan gaya hidup co-living.
 

Tips Penting Memilih Co-living dan Co-working Ideal dan Nyaman

1. Mempertimbangkan Fleksibilitas

Jika sewa apartemen atau kontrak rumah biasa kurang memenuhi kebutuhan ruang kerja, pertimbangkan co-living dan co-working. Namun, pastikan bahwa tempat yang disewa fleksibel alias boleh sewa bulanan dan co-working bisa digunakan kapan saja. Keberadaan pilihan untuk upgrade atau downgrade lebih bagus untuk mengantisipasi perubahan kondisi kerja.

2. Mengecek Sistem Keamanan

Co-living dan co-working yang nyaman adalah ketika tersedia sistem keamanan melalui ketersediaan akses berupa kartu atau fingerprint. Aturan tamu yang jelas dan pemasangan CCTV di beberapa sudut ruangan akan meningkatkan keamanan. Meski tinggal bersama orang lain, pastikan untuk tetap memperoleh dan menjaga privasi supaya tidak terganggu.

3. Menentukan Tempat yang Strategis

Sewa co-living dan co-working di pusat kota lebih direkomendasikan dengan lokasi dekat akses transportasi umum dan fasilitas lainnya. Pilih yang juga tidak jauh dari minimarket maupun area kerja atau kampus agar pemenuhan kebutuhan sehari-hari lebih mudah. Lokasi yang strategis seperti ini meningkatkan efisiensi mobilitas dan meningkatkan keseimbangan kerja.

4. Memastikan Fasilitas Kerja Mendukung

Co-living bukan hanya disewa untuk dijadikan tempat tinggal seperti laiknya kos atau kontrakan. Karena merupakan tempat kerja juga, pastikan terdapat fasilitas yang memadai dan mendukung aktivitas kerja seperti keberadaan jaringan internet. Periksa juga apakah tempat pilihan menyediakan banyak colokan hingga ruang meeting dan meja kerja nyaman.

5. Mempertimbangkan Desain Ruang

Selain lokasi strategis dan fasilitas kerja mendukung, perhatikan pula apakah desain ruang cukup nyaman dipakai bekerja. Idealnya, ruangan yang tidak terlalu kecil dan sumpek ditambah adanya pencahayaan alami dan ketersediaan ruang terbuka lebih sehat. Untuk tinggal maupun bekerja dalam jangka waktu lama, desain seperti ini paling berdampak pada kenyamanan.

6. Melihat Cocok Tidaknya Komunitas

Dalam memilih tempat sewa co-living dan co-working space modern, penting untuk melihat apakah sisi komunitas sudah cocok atau belum. Tinggal bersama orang lain di bawah satu atap seringkali tidak mudah walau tujuannya membangun koneksi sosial dan profesional. Pastikan komunitas cukup ramah dan menyenangkan untuk jadi tempat tinggal bersama.

Sebagai bagian gaya hidup baru masyarakat urban, sewa co-living dan co-working memiliki potensi besar dan akan terus berkembang. Bila membutuhkan bantuan untuk menemukan tempat sewa atau pemanfaatan properti yang tepat, AESIA terbuka untuk melayani Anda. AESIA juga menawarkan layanan konsultasi properti/aset hingga peluang kerja sama transparan.

Bagikan artikel ini

Kenapa AESIA?


  Milik Negara

Resmi, aman, transparan, dan akuntabel karena semua aset dikelola langsung oleh negara.

  Mudah

Proses efisien dengan prosedur yang jelas, transparan dan mudah untuk mitra.

  Profesional

Memiliki berbagai layanan konsultasi properti dari profesional yang tersertifikasi.

  Fleksibel

Program kerja sama pemanfaatan properti dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda.

Solusi Properti


Sewa dari berbagai ratusan pilihan properti milik negara secara mudah dan transparan.

Cari Properti

Sewa Properti

Tinggalkan kontak Anda di sini, kami akan menghubungi Anda untuk penawaran terbaik.

Masukkan kode verifikasi (OTP) yang kami kirim ke e-mail atau nomor whatsapp Anda.

Bingung Menentukan Pilihan?
Kami Ada Setiap Saat

Hubungi Kami

TENTANG AESIA

Di bawah Lembaga Manajemen Aset Negara, AESIA hadir sebagai solusi lengkap untuk kebutuhan properti masyarakat Indonesia. Menyediakan opsi penyewaan apartemen, gedung, ruko, tanah, dan konsultasi properti, AESIA memberikan layanan yang sesuai dengan dinamika kebutuhan properti saat ini.

Pelajari lebih lanjut