Kenapa Saat Liburan/Peak Season Harga Akomodasi Meningkat (Fluktuatif)?

Bisnis properti merupakan salah satu bisnis yang menjanjikan dan menguntungkan, terutama di era digital seperti sekarang ini. Bisnis properti bisa berupa pembelian, penjualan, penyewaan, pengembangan, atau pengelolaan properti, seperti tanah, rumah, apartemen, villa, hotel, dan lain-lain. Bisnis properti memiliki banyak kelebihan, seperti nilai yang terus meningkat, permintaan yang tinggi, potensi pasif income, dan perlindungan dari inflasi.

Salah satu faktor yang mempengaruhi bisnis properti adalah fluktuasi harga akomodasi saat liburan. Harga akomodasi sering meningkat atau fluktuatif saat liburan karena permintaan yang tinggi, biaya produksi yang naik, dan kualitas serta fasilitas yang ditawarkan. Fluktuasi harga akomodasi ini bisa menjadi peluang atau tantangan bagi pelaku bisnis properti.

Bagi Anda yang ingin berbisnis properti di bidang akomodasi, Anda harus memperhatikan beberapa hal, seperti lokasi, target pasar, strategi pemasaran, dan analisis kompetitor. Anda juga harus menyesuaikan harga akomodasi Anda dengan kondisi pasar dan kepuasan pelanggan. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan keuntungan maksimal dari bisnis properti Anda.

Oleh karena itu, pelaku bisnis properti harus pintar-pintar menentukan harga akomodasi yang tepat dan kompetitif. Harga akomodasi yang tepat adalah harga yang sesuai dengan nilai pasar, biaya produksi, kualitas, dan fasilitas akomodasi. Harga akomodasi yang kompetitif adalah harga yang mampu bersaing dengan harga akomodasi lain yang sejenis atau serupa.

Namun, Anda mungkin pernah mengalami atau mendengar bahwa harga akomodasi sering meningkat atau fluktuatif saat liburan. Hal ini tentu bisa mengganggu anggaran liburan Anda dan membuat Anda merasa tidak puas. Lalu, apa sebenarnya penyebab harga akomodasi naik saat liburan? Berikut beberapa penjelasan yang perlu Anda ketahui :

1. Permintaan dan Penawaran

Ini merupakan faktor utama yang menentukan harga akomodasi. Semakin tinggi permintaan akan akomodasi di suatu tempat, semakin tinggi pula harga yang ditawarkan. Sebaliknya, semakin rendah permintaan akan akomodasi, semakin rendah pula harga yang ditawarkan. Permintaan dan penawaran dipengaruhi oleh banyak hal, seperti musim liburan, event besar, cuaca, tren wisata, dan lain-lain.

Misalnya, saat musim liburan tiba, banyak orang yang ingin berwisata ke tempat-tempat populer, seperti Bali, Lombok, Jogja, dan Bandung. Hal ini menyebabkan permintaan akan akomodasi di tempat-tempat tersebut meningkat drastis. Sementara itu, preferensi yang spesifik dan pilihan tertentu menyebabkan penawaran akomodasi mungkin tidak bisa mengimbangi permintaan yang tinggi tersebut. Akibatnya, harga akomodasi pun meningkat secara signifikan.

Sebaliknya, saat musim hujan atau saat tidak ada event besar yang menarik wisatawan, permintaan akan akomodasi di suatu tempat mungkin menurun. Hal ini menyebabkan penawaran akomodasi lebih banyak dari pada permintaan. Akibatnya, harga akomodasi pun turun atau fluktuatif.

2. Biaya Produksi

Biaya produksi merupakan biaya yang dikeluarkan oleh pihak penyedia jasa untuk menyediakan akomodasi bagi wisatawan. Biaya produksi terdiri dari dua, yakni biaya langsung dan biaya tidak langsung. Biaya langsung yang berkaitan dengan properti meliputi biaya sewa tanah atau bangunan, biaya listrik, air, gas, telepon, internet, tenaga kerja, perawatan, peralatan dan perlengkapan. Sedangkan untuk biaya tidak langsung meliputi biaya manajemen dan biaya perpajakan. Semakin tinggi biaya produksi, semakin tinggi pula harga akomodasi yang ditawarkan.

Misalnya saat terjadi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), harga listrik, air, gas, telepon, internet, dan pajak, biaya produksi akomodasi pun ikut naik. Hal ini menyebabkan pihak penyedia jasa harus menaikkan harga akomodasi untuk menutup biaya produksi mereka. Sebaliknya saat terjadi penurunan harga bahan-bahan tersebut biaya produksi akomodasi pun ikut turun. Hal ini menyebabkan pihak penyedia jasa bisa menurunkan harga akomodasi untuk menarik wisatawan.

3. Kualitas dan Fasilitas

Kualitas dan fasilitas merupakan standar pelayanan dan kenyamanan yang ditawarkan oleh pihak penyedia jasa kepada wisatawan. Kualitas dan fasilitas meliputi kebersihan, keamanan, lokasi strategis, aksesibilitas, desain interior dan eksterior, ukuran kamar, jenis tempat tidur, kamar mandi pribadi atau bersama, Pendingin udara atau kipas angin, televisi atau wifi, sarapan atau makan malam gratis, kolam renang atau spa, gym atau ruang pertemuan, dan lain-lain. Semakin tinggi kualitas dan fasilitas yang ditawarkan, semakin tinggi pula harga akomodasi yang ditawarkan.

Ketika Anda ingin menginap di hotel bintang lima yang memiliki kualitas dan fasilitas mewah Anda harus membayar harga yang lebih tinggi daripada menginap di hotel bintang dua atau tiga yang memiliki kualitas dan fasilitas standar. Hal ini karena hotel bintang lima menawarkan pelayanan dan kenyamanan yang lebih baik daripada hotel bintang dua atau tiga. Sebaliknya saat Anda ingin menghemat biaya menginap Anda bisa memilih hotel bintang dua atau tiga yang memiliki harga yang lebih murah daripada hotel bintang lima. Hal ini karena hotel bintang dua atau tiga menawarkan pelayanan dan kenyamanan yang lebih sederhana daripada hotel bintang lima.

4. Persaingan dalam Bisnis Properti 

Persaingan merupakan kondisi di mana ada banyak pilihan akomodasi yang tersedia di suatu tempat. Persaingan bisa berdampak positif atau negatif bagi harga akomodasi. Dampak positifnya adalah pihak penyedia jasa bisnis properti akan berusaha menawarkan harga yang kompetitif dan menarik bagi wisatawan. Dampak negatifnya adalah pihak penyedia jasa bisnis properti akan berusaha menaikkan harga akomodasi untuk meningkatkan pendapatan mereka atau mereka terpaksa melakukan koreksi harga penjualan dan berpotensi mengalami kerugian jangka panjang.

Misalnya saat Anda ingin berlibur ke Bali, Anda akan menemukan banyak pilihan akomodasi di sana mulai dari hotel penginapan villa homestay atau apartemen. Hal ini membuat Anda bisa membandingkan harga dan fasilitas dari berbagai akomodasi tersebut. Hal ini juga membuat pihak penyedia jasa harus bersaing untuk menarik perhatian Anda dengan memberikan promo diskon atau fasilitas tambahan.

Meskipun harga akomodasi bisa meningkat atau fluktuatif saat liburan, Anda tidak perlu khawatir. Anda masih bisa mendapatkan akomodasi yang stabil dan terjangkau saat liburan. Solusi akomodasi terbaik tersebut tersedia di Platform AESIA. 

AESIA juga turut menyediakan akomodasi untuk liburan dengan harga yang relatif stabil. Salah satunya Anda juga bisa menikmati fasilitas dan pelayanan yang berkualitas dari platform AESIA. Anda bisa mengunjungi situs web resmi dari platform AESIA untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang cara menyewa akomodasi dari platform AESIA. Yuk penuhi kebutuhan propertimu melalui platform AESIA.

 

Photo by Marissa Grootes on Unsplash

Bagikan artikel ini

Kenapa AESIA?


  Milik Negara

Resmi, aman, transparan, dan akuntabel karena semua aset dikelola langsung oleh negara.

  Mudah

Proses efisien dengan prosedur yang jelas, transparan dan mudah untuk mitra.

  Profesional

Memiliki berbagai layanan konsultasi properti dari profesional yang tersertifikasi.

  Fleksibel

Program kerja sama pemanfaatan properti dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda.

Solusi Properti


Sewa dari berbagai ratusan pilihan properti milik negara secara mudah dan transparan.

Cari Properti

Sewa Properti

Tinggalkan kontak Anda di sini, kami akan menghubungi Anda untuk penawaran terbaik.

Masukkan kode verifikasi (OTP) yang kami kirim ke e-mail atau nomor whatsapp Anda.

Bingung Menentukan Pilihan?
Kami Ada Setiap Saat

Hubungi Kami

TENTANG AESIA

Di bawah Lembaga Manajemen Aset Negara, AESIA hadir sebagai solusi lengkap untuk kebutuhan properti masyarakat Indonesia. Menyediakan opsi penyewaan apartemen, gedung, ruko, tanah, dan konsultasi properti, AESIA memberikan layanan yang sesuai dengan dinamika kebutuhan properti saat ini.

Pelajari lebih lanjut